Welcome

Selamat Datang Gan

Jumat, 14 Desember 2012

Program Untuk Membaca Bilangan

        Program kali ini adalah sebuah program untuk membaca bilangan, namun tidak semua inputan dapat dibaca karena ada batasan tersendiri. Misalkan kita mengimputkan 123, maka output nya akan keluar "Seratus Duapuluh Tiga ". Agan semua bisa membuat program sendiri yang lebih baik lagi, karena program ini sendiri belum sempurna. Hanya sebatas 999 saja, agan bisa menambah kan ribuan, puluh ribuan, ratus ribuan dan lainnya. Selamat bereksperimen gan. 
 
 

#include <iostream.h>//header program, bisa menggunakan stdio.h atau yang lainnya.
#include <conio.h>//header untuk menahan outputnya agar tidak langsung hilang

void satuan(int x)//prosedur satuan
{//awal dari sebuah prosedur
         if(x==1) cout<<"Satu ";//kondisi (1-11 merupakan kondisi)
         if(x==2) cout<<" Dua ";
         if(x==3) cout<<" tiga ";
         if(x==4) cout<<" empat ";
         if(x==5) cout<<" Lima ";
         if(x==6) cout<<" enam ";
         if(x==7) cout<<" tujuh ";
         if(x==8) cout<<" delapan ";
         if(x==9) cout<<" sembilan ";
         if(x==10) cout<<" sepuluh ";
         if(x==11) cout<<" sebelas ";
}//akhir dari prosedur satuan

void terbilang(long a)// prosedur untuk bilangannya
      {
        if(a<=11) satuan(a);//pengkondisian, jika terpenuhi maka akan menjadi satuan
        else if((a>11) && (a<=19))//jika kondisi pertama tidak terpenuhi, maka masuk ke kondisi kedua
              {
                terbilang(a%10);//artinya a dibagi 10
                cout<<"Belas ";//maka outputnya akan keluar "Belas" dan seterusnya
               }
        else if((a>=20) && (a<=99))
              {
               terbilang(a/10);
               cout<<"puluh ";
               terbilang(a%10);
               }
         else if((a>=100) && (a<=199))
              {
               cout<<"seratus ";
               terbilang(a%100);
              }
         else if((a>=200) && (a<=999))
             {
               terbilang(a/100);
               cout<<"ratus ";
               terbilang(a%100);
             }
         }
void main()//program utama
 {
  long nilai;
   a://pengulangan agar tidak mengompile program lagi
   cout<<"Masukkan Nominal = ";//perintah untuk memasukkan nilai dari keyboard
   cin>>nilai;//inputan dari keyboard bisa di baca program
   terbilang(nilai);
   cout<<endl;//program untuk memberi jarak antar baris (enter)
   goto a;//pengualangan sebelumnya, agar tidak melakukan compile setiap mau mengimputkan
  }
catatan : Saat Mengopy program ini, Hapuslah tanda //dan kalimatnya agar lebih mudah dibaca 
               program
             Belum tentu program ini berhasil di komputer anda, bisa saja dikarenakan bahasa pemrogra
               man yang berbeda. Dalam Hal ini saya memakai Turbo C++, dan biasanya Ada miss komu
               nikasi dengan Borland,hhe
               Biasakan langsung memberi tutup Kurung kurawal "}" ketika membuka tanda Kurung Kura
               wal "{"

Konversi Angka Ke Bilangan Romawi

Program kali ini adalah sebuah program untuk mengkonversi bilangan biasa ke bilangan Romawi, namun tidak semua inputan dapat dibaca karena ada batasan tersendiri. Misalkan kita mengimputkan 500, maka output nya akan keluar "D ". Agan semua bisa membuat program sendiri yang lebih baik lagi, karena program ini sendiri belum sempurna. Selamat bereksperimen gan. 

Berikut ini adalah source code-nya. 

/*Program Konversi Angka ke Bilangan Romawi
1000=M, 500=D, 100=C, 50=L, 10=X, 5=V, 1=I
Sementara batas angka yang bisa di konversi
dari angka satu (1) sampai 7500*/
#include<stdio.h>
#include<iostream.h>
#include<conio.h>
main()
{
    int x;
   a :
    cout<<"\t\t\tKonversi Angka ke Bilangan Romawi  ";
    cout<<"\nMasukkan Angka          : ";
    cin>>x;
    cout<<"\t\t\t ";
    if (x>=3000)
        {
        cout<<"MMM";
        x=x-3000;
        }
    if (x>=2000)
        {
        cout<<"MM";
        x=x-2000;
        }
    if (x>=1000)
        {
        cout<<"M";
        x=x-1000;
        }
    if (x>=900)
        {
        cout<<"CM";
        x=x-900;
        }

    if(x>=500)
        {
        cout<<"D";
        x=x-500;
        }
    if(x>=400)
        {
        cout<<"CD";
        x=x-400;
        }
    if(x>=300)
        {
        cout<<"CCC";
        x=x-300;
        }
    if(x>=200)
        {
        cout<<"CC";
        x=x-200;
        }
    if(x>=100)
        {
        cout<<"C";
        x=x-100;
        }
    if(x>=90)
        {
        cout<<"XC";
        x=x-90;
        }
    if(x>=50)
        {
        cout<<"L";
        x=x-50;
        }
    if(x>=40)
        {
        cout<<"XL";
        x=x-40;
        }
    if(x>=30)
        {
        cout<<"XXX";
        x=x-30;
        }
    if(x>=20)
        {
        cout<<"XX";
        x=x-20;
        }
    if(x>=10)
        {
        cout<<"X";
        x=x-10;
        }
    if(x>=9)
        {
        cout<<"IX";
        x=x-9;
        }
    if(x>=5)
        {
        cout<<"V";
        x=x-5;
        }
    if(x>=4)
        {
        cout<<"IV";
        x=x-4;
        }
    if(x>=3)
        {
        cout<<"III";
        x=x-3;
        }
    if(x>=2)
        {
        cout<<"II";
        x=x-2;
        }
    if(x>=1)
        {
        cout<<"I";
        x=x-1;
        }

    getch();
    clrscr();
    goto a;
}

berikut adalah screenshoot program tersebut

Jumat, 19 Oktober 2012

Menghitung Luas Persegi Panjang dengan Menggunakan Turbo C++

                 Mencari luas Persegi Panjang tidak begitu susah, cukup mengalikan panjang persegi dengan lebarnya saja. Bisa dihitung secara Manual, menggunakan kalulator, atau dengan membuat program sederhananya. Untuk itu, berikut ini adalah contoh program sederhana untuk mencari luas persegi panjang. Langsung saja di bawah ini
#include<iostream.h>
#include<stdio.h>
#include<conio.h>
main()
{
float p,l, L;
cout<<"Masukkan Nilai p:";cin>>p;
cout<<"Masukkan Nilai l :";cin>>l;
L=p*l;
printf("L= %.2f",L);

getch();
}

                          Berikut ini adalah hasil eksekusinya
#include<.h> Merupakan header sebuah program
                   setiap bahasa pemrograman menggunakan header yang berbeda, misalkan bahasa C menggunakan header #include<stdio.h> dan bahasa C++ menggunakan header #include<iostream.h>
                      int merupakan tipe data integer yang berupa bilangan real (bilangan bulat), berbeda dengan tipe data yang berbentuk float karena tipe data float merupakan tipe bilangan berkoma . Setiap logika pemrograman selalu di awali dengan main () atau bisa juga dengan void main() dan di buka dengan { <kurung kurawal buka> dan ditutup dengan } <kurung kurawal tutup>.
                               Fungsi cout<<"  "; merupakan untuk mencetak kalimat yang tertera pada tanda petik dua ( " ). Sedangkanfungsi cin>>; adalah memasukkan inputan yang berasal dari keyboard kita. Setiap logika itu harus di akhiri dengan titik koma ( ; ). 
                               Fungsi getch(); adalah untuk menahan output (hasil eksekusi) agar tidak langsung hilang ketika dieksekusi. Header untuk getch(); adalah #include<conio.h>

sekian penjelasan tentang program mencari luas persegi panjang tadi, jika ada kesalah mohon dikoreksi dan  di ma'afkan....

                         

Jumat, 15 Juni 2012

Penguat Sinyal Modem Sederhana

          Wahh,,sudah lama blog ini ga diisi,,kasihan blognya,,hhe
oke gan, kali ini kan q posting gimana cara menambah sinyal modem, gue juga baru belajar dari blog-blog orang lain, agan semua pasti sudah tahu juga.( lho, kok masih di posting ya, kan sudah banyak di posting orang lain ). Dari pada blog ini kosong aja gan,,hhe
          Kesal juga kan gan kalo modem agan ga bisa browsing, walaupun bisa, tapi lelet abis, mau dibanting aja tu laptop, sama modemnya juga, (kalo jadi di banting, yang kuat ya ga, siapa tau nyampe dirumah ane,,hhe lagi, :D :D ). Santai ja la gan, ga usah emosian kayak gitu, mungkin ja sinyalnya kurang karena BTS simcard agan tu jauh dari lokasi agan pas browsing. Trus gimana ngatasinya? 
           Cara ngatasinya si gampang gan, tinggal browsing di google, cari situs yang jual penguat sinyal, kalo g mau yang mahal, lama nunggu, buat sendiri ja kayak yang satu ini. Namanya penguat sinyal modem sederhana. Dari namanya ja sederhana, gimana ya dengan hasilnya? Sederhana juga ga ya?
        Langsung ja ya gan kita kumpuli bahan-bahannya, sama bumbunya juga ya gan (seperti demo memasak ja,hha). Alat yang dibutuhkan adalah gunting, Piringan CD/DVD,Korek/Pemantik, Lakban, Kabel USB, Kaleng Lasegar/Coca-Cola/ atau sejenisnya, botol baygon/hit, atau sejenisnya. 


        langkah pertama adalah menyambung kabel USB seperti di bawah ini gan, lantaran kemaren ga da yang kabel UTP yang panjang, terpaksa di gabung (parah ya ga,hha)



    
      
Hasil Penyambungan Kabel di atas


     Setelah kabel tersambung, langkah selanjutnya adalah membuat memasang kabel tadi dengan kaleng Cola/sejenisnya dengan kaleng baygon. kira-kira kayak gini gan jadinya alatnya,,,

       Fungsi lakban ialah untuk menyambung kabel, fungsi gunting kan agan sudah tau, fungsi botol baygon adalah sebagai penyangga, sedangkan fungsi piringan kaset dan kaleng cola adalah untunk mengumpulkan sinyal. Sebelum di coba, agan harus ngukur sendiri berapa kekuatan sinyal. Kemudian ukur kembali kekuatan sinyal setelah alat ini dipasang, hasil percobaan kami dapat dilihat di bawah ini gan,,

Sebelum
 
Sesudah
          Gimana gan, mudah ka, silahkan agan coba sendiri ya, bahannya ga susah, ga perlu biaya ekstra karena kebanyakan alatnya adalah barang bekas. Kalo berhasil, silahkan koment ya gan,,hhe
Makasi gan atas kunjungannya.


Kamis, 12 Januari 2012

Bahasa PemrogramanTurbo Pascal

            Pengenalan Pascal
          Pascal merupakan salah satu bahasa pemrograman tingkat tinggi. Pemrograman tingkattinggi menandakan bahwa Pascal banyak menggunakan bahasa manusia dalam penulisansintaksnya.Beberapa bahasa pemrograman tingkat tinggi lainnya yang ada yaitu BASIC dan DELPHI.

            Sedangkan bahasa pemrograman tingkat rendah yaitu bahasa pemrograman yang masihbanyak menggunakan tanda-tanda sehingga bahasa ini cenderung lebih “kotor”. Beberapabahasa pemrograman tingkat rendah yang sering digunakan adalah C, C++ dan Java.Mari kita melihat perbedaan antara bahasa Pascal dan C untuk pembanding dalam sintaks yang digunakan:
            
             PASCAL
uses crt;
var a : integer;
begin
clrscr;
writeln('Masukkan nilai antara 0 sampai 100 : ');
readln(a);
if a > 5 then begin
writeln('Nilai a lebih besar dari 5');
writeln('Tekan sembarang tombol untuk keluar');
end
else begin
writeln('Nilai a lebih kecil atau sama dengan 5');
writeln('Tekan sembarang tombol untuk keluar');
end;
readkey;
end.

            C

#include <stdio.h>
#include <conio.h>
int a;
void main() {
clrscr();
printf(“Masukkan nilai antara 0 sampai 100 : “);
scanf(“%d”, &a);
if (a > 5) {
printf(“Nilai a lebih besar dari 5\nTekan sembarang tombol untuk keluar”);
} else {
printf(“Nilai a lebih kecil atau sama dengan 5\nTekan sembarang tombol
untuk keluar”);
}
getch();
}

           Dua penggalan program di atas akan menghasilkan program yang sama persis yaitu meminta sebuah input berupa angka antara 0 sampai 100. Kemudian sebuah tulisan akan muncul tergantung dari nilai input yang dimasukkan. Dari 2 bahasa tersebut, dapat dilihat bahwa dalam bahasa Pascal lebih sederhana danlebih banyak menggunakan bahasa manusia. Sedangkan dalam bahasa C, lebih banyakpenggunaan simbol.

              Turbo Pascal dan C merupakan program compiler. Compiler sendiri berarti program
yang menerjemahkan tulisan berupa kode program menjadi bahasa mesin yang dapatdimengerti oleh komputer. Proses yang dilakukan disebut compile atau compiling. Suatuprogram dapat di-compile dengan menggunakan kombinasi tombol Alt + F9. Sedangkanuntuk menjalankan program, tombol yang dapat digunakan adalah Ctrl + F9. Bila selamaproses compile terdapat error atau kesalahan dalam penulisan program, maka TurboPascal atau C akan memberitahukan letak kesalahan tersebut sehingga pengguna dapat memperbaikinya di halaman editor.

           Turbo Pascal merupakan bahasa yang case insensitive yang berarti penulisan dalam hurufkapital maupun huruf kecil tidak dipermasalahkan. Akan tetapi pada C yang case sensitive,maka penulisan huruf kapital atau kecil harus benar-benar diperhatikan.Untuk pembahasan berikutnya, kita akan menggunakan program Turbo Pascal dengan bahasa pemrograman Pascal sebagai pengantar contoh. Perlu diingat bahwa bila anda telah  menguasai satu bahasa pemrograman, maka anda akan dengan cukup mudah berpindah ke bahasa pemrograman lainnya selama anda memiliki dasar algoritma dan logika yang baik. Oleh sebab itu, pada pembahasan yang selanjutnya, yang akan ditekankan adalah algoritma dan logika, bukan sintaks dan function / procedure yangterdapat dalam Turbo Pascal. Function atau procedure yang telah disediakan oleh TurboPascal dapat anda pelajari sendiri penggunaannya melalui Help yang terdapat di TurboPascal.

               Struktur kode
           Pada setiap kode pemrograman, terdapat aturan yang harus dipatuhi agar programtersebut dapat menjalankan (compile) suatu program dengan baik tanpa error. Strukturutama pada Turbo Pascal adalah sebagai berikut.

program ... ; {deklarasi nama program}
uses ... ; {deklarasi penggunaan unit}
label ... ; {deklarasi label}
const ... ; {deklarasi konstant}
type ... ; {deklarasi tipe data}
var ... ; {deklarasi variabel}
procedure ... ; {deklarasi procedure}
function ... ; {deklarasi function}
begin
statement; {program ditulis di sini}
...
end.

             Tulisan yang diapit oleh tanda kurung kurawal {} adalah comment dan tidak dianggap sebagai bagian program ketika di-compile oleh compiler. Pada baris pertama, anda dapatmendeklrasikan nama program. Umumnya untuk mengefisiensikan pengerjaan suatu program (khususnya pada lomba), baris pertama dapat diacuhkan atau dilewatkan.Baris kedua yaitu “USES” merupakan deklarasi penggunaan unit dalam Turbo Pascal. Unit merupakan bagian dari program yang berisi kumpulan function dan procedure.

      Contoh fungsi yang banyak digunakan adalah CRT, dengan function yang terdapat di dalamnyayaitu clrscr dan readkey. Anda dapat menjalankan suatu program tanpa menggunakanUSES, akan tetapi anda hanya dapat menggunakan function dan procedure yang sudahterkandung secara native dalam Turbo Pascal. Contohnya anda tidak dapat menggunakanclrscr atau readkey tanpa CRT, tetapi bisa menggunakan writeln dan readln tanpa CRTtersebut karena CRT merupakan unit untuk pengolahan output ke layar dan input dari keyboard.

              Label digunakan bersamaan dengan keyword GOTO. GOTO sendiri jarang digunakan
karena tidak efisien dan cenderung membingungkan penggunanya. Const digunakan untuk mendeklarasikan suatu konstan. Konstan merupakan suatu keyword yang memiliki nilai tertentu. Misalnya bila anda mendeklrasikan PI sebagai 3.14, maka ketika anda menggunakan PI pada baris program, PI akan digantikan dengan 3.14. Type digunakan untuk mendeklarasikan suatu tipe data baru dari tipe data yang sudah adasebelumnya. Berguna ketika harus menggunakan pointer. Var digunakan untuk mendeklarasikan suatu variabel. Variabel yang dideklarasikan harusmemiliki tipe data tertentu. Penjelasan dalam penggunaan variabel akan dibahas di bagianberikutnya.

        Procedure dan function merupakan sub-program. Procedure tidak mengembalikan nilai, sedangkan function mengembalikan nilai. Procedure dan function mengandung suatu penggalan program yang dapat dipanggil oleh program utama atau sub-programyang lainnya. Bila anda belum mengerti maksud dari “mengembalikan nilai” maka anda dapat membayangkan bahwa hasil dari function dapat dimasukkan ke dalam suatu variabel atau menghasilkan suatu nilai, sedangkan procedure hanya menjalankan suatu potongan program.

       Contoh procedure adalah writeln dan clrscr karena kedua procedure tersebut tidak mengembalikan nilai apapun. Sedangkan contoh function adalah “sqrt”yang akan mengembalikan nilai berupa akar kuadrat dari bilangan yang dimasukkan.
Sebagai informasi: “procedure” adalah istilah yang digunakan pada Pascal. Pada bahasapemrograman yang lainnya, biasa disebut “function yang tidak mengembalikan nilai” atau“void function”.
Program utama yang akan dijalankan oleh Turbo Pascal dapat ditulis diantara BEGIN
sampai dengan END.

            Variabel dan tipe data
         Terdapat beberapa tipe data yang dapat dipergunakan dalam suatu variabel, di antaranya adalah (beserta range yang dapat diterima):
  1. Integer
    Integer (-2^15 sampai 2^15), word (0 sampai 2^16), shortint (-2^7 sampai 2^7), byte (0 sampai 2^7), longint (-2^23 sampai 2^23)
  2. Float / Real
    Real (6 byte), singel (4 byte), double (8 byte), extended (10 byte), comp (8 byte)
  3. Boolean
    Bernilai TRUE atau FALSE (1 atau 0)
  4. Char
    Merupakan integer yang telah dikonversikan ke kode ASCII.
  5. Array
    Merupakan deretan suatu variabel yang bertipe data sama. Pembahasan yang lebihlengkap akan terdapat di bagian tersendiri. String merupakan array dari char.

            Algoritma dasar

         Pada dasarnya terdapat beberapa algoritma yang harus dikuasai dalam pemrograman yaitu:
  1.  Operator
  2. Input/output: Bagaimana meminta suatu input dan menampilkan suatu output.
  3. Selection: Bagaimana membuat program yang dapat memilih bagian yang akn dijalankan.
  4. Repetition / looping: Bagaimana membuat program yang dapat mengulang suatubagian program yang dijalankan.
          Operator
        Dalam bahasa pemrograman, sebuah proses dibagi menjadi 2 yaitu operand dan operator. Operand dapat berupa variabel atau nilai. Sedangkan operator merupakan tanda-tandayang dipakai untuk mengolah.Terdapat banyak jenis operator, tapi 4 jenis yang perlu dipelajari untuk saat ini adalah assignment operator, arithmatic operator, comparison operator, logical operator.
  •  ssignment operator ditandai dengan :=, dan digunakan untuk memberi nilai ke suatuvariabel.
  • Arithmatic operator ditandai dengan *, /, +, -, div, mod. Digunakan untukpengolahan nilai matematika.
  • Comparison / Relational operator ditandai dengan =, <, >, <=, >=, <>, dan IN.
    Digunakan untuk perbandingan 2 nilai sehingga menghasilkan nilai true dan false.
  • Logical operator ditandai dengan AND, OR, XOR dan NOT. Digunakan untukperbandingan logika antara dua pernyataan atau lebih.
          Penting: penggunaan = dan := harus diperhatikan karena penggunaan operator ini
terkadang salah tempat.

          Input Output:
          Terdapat 2 jenis input/output secara umum yaitu layar/keyboard dan file. Input menggunakan readln() dan read(). Dalam penggunaan melalui keyboard, kedua procedure ini tidak berbeda. Akan tetapi bila input berasal dari file, kedua procedure akan berbeda dalam mengambil input. Readln() akan mengambil input dalam suatu baris,kemudian cursor akan dipindahkan ke baris selanjutnya. Pada read() akan mengambil input dalam suatu baris, kemudian cursor akan dipindahkan ke sebelah bagian yang diinput. Bila tidak ada lagi bagian yang dapat diinput, maka cursor baru dipindah kebawah.

          Output menggunakan writeln() dan write(). Penggunaannya hampir sama dengan yangread() dan readln(). Pada writeln dan write, keduanya akan berpengaruh baik di filemaupun di layar.

Contoh program:

uses crt;
var a,b: integer;
begin
clrscr;
write('Masukkan bilangan antara 1 - 100: ');
readln(a);
b:= a * 2;
writeln('Bilangan yang dimasukkan adalah ', a);
writeln('Bilangan setelah dikali 2 adalah ', b);
readkey;
end.

          Rangkuman Selection
        Selection merupakan salah satu proses program di samping sequential (pengerjaan secaraberurut) dan repetition / looping. Dalam selection, program akan memilih bagian yangakan dijalankan (sehingga terdapat bagian yang tak dijalankan).Umumnya selection menggunakan IF ... THEN ... ELSE ..., akan tetapi terdapat pula CASE... OF. Penggunaan IF lebih umum digunakan bila terdapat pilihan yang tidak terlalubanyak dan eksekusi baris program yang panjang.Blok pertama untuk IF dijalankan bila condition yang digunakan bernilai TRUE,sedangkan blok ELSE dijalankan bila nilai conditionnya adalah FALSE.

Contoh:

uses crt;
var bil1, bil2: integer;
begin
clrscr;
write('Masukkan bilangan 1 : ');
readln(bil1);
write('Masukkan bilangan 2 : ');
readln(bil2);
Pengantar Bahasa Pemrograman Pascal Page 8 / 11
if bil1<bil2 then begin
writeln('Bilangan 1 lebih kecil');
end
else begin
writeln('Bilangan 2 lebih kecil');
end
readkey;
end.

        Penggunaan IF dapat dikombinasikan sehingga suatu blok IF dapat menampung blok IFyang lainnya (nested selection). Penggunaan IF tidak selalu harus selalu bersama ELSE(simple selection). IF juga dapat digunakan lebih dari satu kondisi setelah ELSE (linearselection) atau pada IF yang sama menggunakan operator logika / logical operator(combined selection). Contohnya adalah seperti baris program di bawah:

if (condition1) then begin
if (condition2) then begin
statement1;
stetement2;
end
else if (condition3) then begin
statement3;
statement4;
end
else begin
statement5;
end;
statement6;
statement7;
if (condition4) then begin
statementx;
statementy;
end;
end
else if (conditionx AND conditiony OR conditionz) begin
statement01;
statement02;
end;

Penting: Ada baiknya setiap blok IF selalu dipisahkan dan ditandai dengan spasi kosongatau menggunakan TAB untuk menghindari kebingungan dalam pembuatan blokstatement.

              Rangkuman Repetition / Looping
        Repetition dapat digunakan untuk menjalankan suatu bagian program secara berulangulangsesuai dengan kondisi yang ada.Looping pada Pascal menggunakan beberapa keyword seperti FOR...DO, WHILE...DO danREPEAT...UNTIL.
          FOR...DO dipergunakan ketika nilai yang akan digunakan sudah diketahui dengan nilaiyang ada di dalamnya selalu ditambah atau dikurangi satu ketika mengalami perulangan.

Sintaks:
FOR variable := startindex (TO/DOWNTO) endindex DO BEGIN
statement;
END;

      Dari sintaks di atas, terdapat dua jenis perubahan yang dapat digunakan, yaitu TO danmDOWNTO. TO akan menghasilkan nilai incremental atau penambahan satu setiap kaliterjadi perulangan. Sedangkan DOWNTO akan menghasilkan nilai decremental ataupengurangan satu setiap kali terjadi perulangan.

Contoh penggunaan FOR...DO:

for i:=1 to 10 do begin
write(i,' ');
end;
for j:=10 downto 1 do begin
write(j,' ');
end;

          WHILE...DO dapat digunakan tanpa harus ada perubahan pada nilai kondisi. Selamakondisi masih bernilai TRUE, maka perulangan akan dilakukan terus.

Sintaks:
WHILE (condition) DO BEGIN
statement;
END;
Contoh penggunaan WHILE...DO:
i:=10;
while i>2 do begin
i:=i-2;
writeln(i);
end;

         REPEAT...UNTIL berfungsi hampir sama dengan WHILE...DO. Pada REPEAT...UNTIL,looping akan berhenti justru ketika kondisi bernilai TRUE. Selain itu kondisi akan diujipada akhir perulangan sehingga blok di dalam perulangan akan dijalankan minimal satukali walaupun kondisi yang ada masih FALSE.

Sintaks:

REPEAT
statement;
UNTIL (condition);

Contoh penggunaan REPEAT...UNTIL:
i:=10;
repeat
i:=i-3;
writeln(i);
until i<1;

        Dari penggalan program di atas, dapat dilihat bahwa REPEAT...UNTIL tidak memerlukanBEGIN dan END untuk menjalankan suatu blok statement.

TIPS: Gunakan variabel i, j, k, dan seterusnya untuk menandai indeks perulangan

BAHASA PEMROGRAMAN C

  1. Pengenalan
            Bahasa C diciptakan oleh Dennis Ritchie tahun 1972 di Bell Laboratories.
            Kelebihan Bahasa C:
  •  Bahasa C tersedia hampir di semua jenis computer.
  •  Kode bahasa C sifatnya adalah portable dan fleksibel untuk semua jenis computer.
  •  Bahasa C hanya menyediakan sedikit kata-kata kunci. hanya terdapat 32 kata kunci.
  •  Proses executable program bahasa C lebih cepat
  •  Dukungan pustaka yang banyak.
  •  C adalah bahasa yang terstruktur
  •  Bahasa C termasuk bahasa tingkat menengah
          Penempatan ini hanya menegaskan bahwa c bukan bahasa pemrograman yang berorientasi pada mesin yang merupakan ciri bahasa tingkat rendah. Melainkan berorientasi pada obyek tetapi dapat dinterprestasikan oleh mesin dengan cepat secepat bahasa mesin. inilah salah satu kelebihan c yaitu memiliki kemudahan dalammenyusun programnya semudah bahasa tingkat tinggi namun dalam mengesekusiprogram secepat bahasa tingkat rendah.

            Kekurangan Bahasa C:
  • Banyaknya operator serta fleksibilitas penulisan program kadang-kadang membingungkan pemakai.
  • Bagi pemula pada umumnya akan kesulitan menggunakan pointer.
      2.  MENGKOMPILASI PROGRAM
       Suatu source program C baru dapat dijalankan setelah melalui tahap kompilasi dan penggabungan. Tahap kompilasi dimaksudkan untuk memeriksa source-program sesuaidengan kaidah-kaidah yang berlaku di dalam bahasa pemrograman C. Tahap kompilasiakan menghasilkan relocatable object file. File-file objek tersebut kemudian digabungdengan perpustakaan-fungsi yang sesuai. untuk menghasilkan suatu executable-program.

            Shortcut yang digunakan untuk mengkompile:
  •  ALT + F9  dipakai untuk melakukan pengecekan jika ada error pada program yangtelah kita buat.
  • CTRL + F9  dipakai untuk menjalankan program yang telah kita buat atau bisa juga dengan mengklik tombol debug pada tool bar.





      3.  Struktur Bahasa Pemrograman C

<preprosesor directive>
{
<statement>;
<statement>;
}

             Ketikkanlah program sederhana berikut ini:


     
Kemudian kompile. Apa hasilnya?
            Penjelasan:
  1.    Header File
             Adalah berkas yang berisi prototype fungsi. definisi konstanta. dan definisi variable.Fungsinya adalah kumpulan code C yang diberi nama dan ketika nama tersebut dipanggilmaka kumpulan kode tersebut dijalankan.
    Contoh :

    stdio.h


    math.h
    conio.h
  2. Preprosesor Directive (#include)
            Preprosesor directive adalah bagian yang berisi pengikutsertaan file atau berkas-berkasfungsi maupun pendefinisian konstanta.
    Contoh:
    #include <stdio.h>
    #include phi 3.14

  3. Void
             Artinya fungsi yang mengikutinya tidak memiliki nilai kembalian (return).
  4. Main ( )
           Fungsi main ( ) adalah fungsi yang pertama kali dijalankan ketika program dieksekusi. Tanpa fungsi main suatu program tidak dapat dieksekusi namun dapat dikompilasi.
  5. Statement
            Statement adalah instruksi atau perintah kepada suatu program ketika program itudieksekusi untuk menjalankan suatu aksi. Setiap statement diakhiri dengan titik-koma(;).

     4. Kata Kunci ( Keyword )

             Kata kunci-kata kunci yang terdapat di  C sebagai berikut,


       5.  IDENTIFIER
        Identifier atau nama pengenal adalah nama yang ditentukan sendiri olehpemrogram yang digunakan untuk menyimpan nilai, misalnya nama variable, namakonstanta, nama suatu elemen (misalnya: nama fungsi, nama tipe data, dll).

              Identifierpunya ketentuan sebagai berikut :
  1. Maksimum 32 karakter (bila lebih dari 32 karakter maka yang diperhatikan hanya 32 karakter pertama saja).
  2. Case sensitive: membedakan huruf besar dan huruf kecilnya.
  3. Karakter pertama harus karakter atau underscore ( _ ) . selebihnya boleh angka.
  4. Tidak boleh mengandung spasi atau blank.
  5. Tidak boleh menggunakan kata yang sama dengan kata kunci dan fungsi.
                 VARIABEL
        Variabel adalah identifier yang nilainya dapat berubah atau diubah selama program berjalan (dieksekusi). Pengubahnya adalah user atau proses.
               - Deklarasi variabel (tipe_data nama_variabel;)
Variabel yang akan digunakan dalam program haruslah dideklarasikan terlebihdahulu. Pengertian deklarasi di sini berarti memesan memori dan menentukan jenisdata yang bisa disimpan di dalamnya.
Contoh :

- Inisialisasi variabel (tipe_data nama_variabel = nilai;)
  


             KONSTANTA

           Konstanta adalah identifier yang nilainya tetap selama program berjalan/dieksekusi. Cara untuk mengubahnya hanya melalui source codenya saja seperti halnyavariabel, konstanta juga memiliki tipe.

          Penulisan konstanta mempunyai aturantersendiri, sesuai dengan tipe masing-masing.
  1. Konstanta karakter misalnya ditulis dengan diawali dan diakhiri dengan tanda petik tunggal, contohnya : ‘A’ dan ‘@’.
  2. Konstanta integer ditulis dengan tanda mengandung pemisah ribuan dan tidak mengandung bagian pecahan, contohnya : –1 dan 32767.
  3. Konstanta real (float dan double) bisa mengandung pecahan (dengan tanda berupa titik) dan nilainya bisa ditulis dalam bentuk eksponensial (menggunakan tanda e), contohnya : 27.5f (untuk tipe float) atau 27.5 (untuk tipe double) dan 2.1e+5 (maksudnya 2,1 x 105 ).
  4. Konstanta string merupakan deretan karakter yang diawali dan diakhiri dengan tanda petik-ganda (“), contohnya :“Pemrograman Dasar C”.

    Contoh :





6.  Tipe Data Dasar
        Data merupakan suatu nilai yang bisa dinyatakan dalam bentuk konstanta atauvariabel. Konstanta menyatakan nilai yang tetap, sedangkan variabel menyatakan nilaiyang dapat diubah-ubah selama eksekusi berlangsung.

            Ukuran Memori untuk Tipe Data

   
           Untuk mengetahui ukuran memory bisa dipakai fungsi sizeof (<tipe_data>).
Catatan:
       Ukuran dan kawasan dari masing-masing tipe data adalah bergantung pada jenis mesinyang digunakan (misalnya mesin 16 bit bisa jadi memberikan hasil berbeda dengan mesin 32 bit).

           Untuk menampilkan hasil output dibutuhkan kode format, berikut adalah daftar kode format:
Tabel Kode Format
Contoh:
 
  1. Coba hilangkan %i nya, apa hasilnya?
  2. Coba ganti a menjadi ukutan tipe data yang lain, misalnya float dan char!

       7.  Karakter Escape
     Karakter escape adalah karakter yang diawali dengan tanda backslash (/), yang masingmasingmemiliki makna tertentu. Berikut adalah daftar karakter:
Tabel Karakter Escape

       8. STATEMENT
            Apa itu statement?
            Macam-macam statement :
  1. Statement Kosong/empty statement/ null statement
             Statement kosong adalah statement yang hanya dari pengakhiran titik  koma (;) saja, sehingga tidak ada tindakan yang dilakukan,statement kosong digunakan untuk memberikan jarak waktu atau delay.
  2. Statement Ungkapan/ Ekspression statement
             Statement Ungkapan adalah Statement yang di bentuk dari suatu ungkapan yang di akhiri dengan titik koma.
  3. Statement kendali/ Statement controll
             Statement kendali adalah statement yang dipakai untuk mengendalikan proses dari program,yaitu penyeleksian kondisi/ percabangan ( if,case,swicth) dan lompatan atau perulangan ( for,while,do-while,break,continue)
  4. Statement Jamak/ Compound Statement/ Block Statement
            Statement Jamak adalah statement yang terdiri gabungan dari beberapa statement tunggal yang ditulis diantara tanda kurungkurawal (“{“dan”}”)
      9.  FLOWCHART
    
Cuma ini gan, m'f  ya kalo masih kurang,hhe

Bahasa Pemrograman Java

      Bahasa Java dapat dikategorikan sebagai sebuah bahasa pemrograman berorientasi objek, pemrograman terdistribusi dan bahasa pemrograman multithrreaded. Objek Java dispesifikasi dengan membentuk kelas. Untuk masing-masing kelas Java, kompiler Java memproduksi sebuah file keluaran arsitektur netral yang akan jalan pada berbagai implementasi dari Java Virtual Machine (JVM). Awalnya Java sangat digemari oleh komunitas pemrograman internet, karena Java mendukung untuk applets, dimana program dengan akses sumber daya terbatas yang jalan dalam sebuah web browser. Java juga menyediakan dukungan level tinggi untuk networking dan objek terdistribusi.
Java juga dianggap sebagai sebuah bahasa yang aman. Tampilan ini pada khususnya penting menganggap bahwa sebuah program Java boleh mengeksekusi silang sebuah jaringan terdistribusi.

       A.    Java API
            Java API terdiri dari tiga bagian utama:
  • Java Standard Edition (SE)
             Sebuah standar API untuk merancang aplikasi desktop dan applets dengan bahasa dasar yang mendukung grafis, M/K, keamanan, konektivitas basis data dan jaringan.
  • Java Enterprose Edition (EE)
            Sebuah inisiatif API untuk merancang aplikasi server dengan mendukung untuk basis data.
  •   Java Macro Edition (ME)
            Sebuah API untuk merancang aplikasi yang jalan pada alat kecil seperti telepon genggam, komputer genggam dan pager.
        B.    Java Virtual Machine
        Java Virtual Machine (JVM) adalah sebuah spesifikasi untuk sebuah komputer abstrak. JVM terdiri dari sebuah kelas pemanggil dan sebuah interpreter Java yang mengeksekusi kode arsitektur netral. Kelas pemanggil memanggil file .class dari kedua program Java dan Java API untuk dieksekusi oleh interpreter Java. Interpreter Java mungkin sebuah perangkat lunak interpreter yang menterjemahkan satu kode byte pada satu waktu, atau mungkin sebuah just-intime (JIT) kompiler yang menurunkan bytecode arsitektur netral kedalam bahasa mesin untuk host computer.


        Sistem Operasi Java
       Sistem operasi biasanya ditulis dalam sebuah kombinasi dari kode bahssa C dan assembly, terutama disebabkan oleh kelebihan performa dari bahasa tersebut dan memudahkan komunikasi dengan perangkat keras.

         Satu kesulitan dalam merancang sistem basis bahasa adalah dalam hal proteksi memori, yaitu memproteksi sistem opeasi dari pemakai program yang sengaja memproteksi pemakai program lainnya. Sistem operasi tradisional mengaharapkan pada tampilan perangkat keras untuk menyediakan proteksi memori. Sistem basis bahasa mengandalkan pada tampilan keamanan dari bahasa. Sebagai hasilnya, sistem basis bahasa menginginkan pada alat perangkat keras kecil, yang mungkin kekurangan tampilan perangkat keras yang menyediakan proteksi memori.

        Dasar Pemrograman
         Java2 adalah generasi kedua dari Java platform (generasi awalnya adalah Java Development Kit). Java berdiri di atas sebuah mesin interpreter yang diberi nama JVM. JVM inilah yang akan membaca bytecode dalam file .class dari suatu program sebagai representasi langsung program yang berisi bahasa mesin. Oleh karena itu, bahasa Java disebut sebagai bahasa pemrograman yang portable karena dapat dijalankan pada berbagai sistem operasi, asalkan pada sistem operasi tersebut terdapat JVM.

         Platform Java terdiri dari kumpulan library, JVM, kelas- kelas loader yang dipaket dalam sebuah lingkungan rutin Java, dan sebuah compiler, debuger, dan perangkat lain yang dipaket dalam Java Development Kit (JDK). Java2 adalah generasi yang sekarang sedang berkembang dari platformJava. Agar sebuah program Java dapat dijalankan, maka file dengan ekstensi ''.java'' harus dikompilasi menjadi file bytecode. Untuk menjalankan bytecode tersebut dibutuhkan JRE ( Java Runtime Environment) yang memungkinkan pemakai untuk menjalankan program Java, hanya menjalankan, tidak untuk membuat kode baru lagi. JRE berisi JVM dan libraryJava yang digunakan.

         Platform Java memiliki tiga buah edisi yang berbeda, yaitu J2EE ( Java2 Enterprose Edition), J2ME ( Java2 Micro Edition) dan J2SE ( Java2 Second Edition). J2EE adalah kelompok dari beberapa API ( Application Programming Interface) dari Java dan teknologi selain Java. J2EE sering dianggap sebagai middleware atau teknologi yang berjalan di server, namun sebenarnya J2EE tidak hanya terbatas untuk itu.

        Faktanya J2EE juga mencakup teknologi yang dapat digunakan di semua lapisan dari sebuah sistem informasi. Implementasi J2EE menyediakan kelas dasar dan API dari Java yang mendukung pengembangan dari rutin standar untuk aplikasi klien maupun server, termasuk aplikasi yang berjalan di web browser. J2SE adalah lingkungan dasar dari Java, sedangkan J2ME merupakan edisi library yang dirancang untuk digunakan pada device tertentu seperti pagers dan mobile phone.

     Java merupakan bahasa pemrogrman yang bersifat case sensitive yang berarti penulisan menggunakan huruf besar ataupun huruf kecil pada kode program dapat berarti lain. Misalnya penulisan "System" akan diartikan berbeda dengan "system" oleh interpreter. Java tidak seperti C++, Java tidak mendukung pemrograman prosedural, tapi mendukung pemrograman berorientasi objek sehingga ada sintaks class pada kode programnya.

        Objek dan Kelas
           Sebuah kelas menyerupai sebuah struktur yang merupakan tipe data sendiri, misalkan tipe data titik yang terdiri dari koordinat x dan y. Bahasa Java telah menggunakan sebuah kelas untuk menyatakan tipe data titik karena bahasa pemrograman Java merupakan bahasa pemrograman berorientasi objek murni sehingga tidak mengenal struktur tapi mengenal apa yang disebut dengan kelas.

          Perbedaan sebuah kelas dengan sebuah struktur adalah sebuah kelas dapat berdiri sendiri dan dapat digunakan untuk berbagai keperluan kelas-kelas yang lain, sedangkan sebuah struktur tidak dapat berdiri sendiri. Sebuah kelas lebih fleksibel untuk digunakan oleh kelas lain tanpa harus membongkar kode program utama, sedangkan jika digunakan struktur maka kode program harus dibongkar unuk disalin bagian strukturnya ke kode program utama yang lain.

          Sebuah file dapat terdiri dari berbagai kelas, namun biasanya pada bahasa pemrograman Java sebuah file hanya terdiri dari satu kelas yang disimpan dengan nama kelas, misal file List.java berisi kelas List. Namun jika kelas yang dibuat misalnya public class nama_kelas, maka kelas itu harus disimpan dalam satu file hanya untuk satu kelas. Setelah dilakukan kompilasi maka pada Java akan ada sebuah file ''.class'' yang berisi bytecode dari setiap kelas. Jika sebuah file terdiri dari dua kelas maka setelah dikompilasi akan dihasilkan dua buah file ''.class'' yang nantinya akan dibaca oleh interpreter Java saat program dieksekusi.

          Sebuah kelas saat program dieksekusi dan perintah new dijalankan, maka akan dibuat sebuah objek. Objek adalah elemen pada saat runtime yang akan diciptakan, dimanipulasi dan dihancurkan saat eksekusi sehingga sebuah objek hanya ada saat sebuah program dieksekusi, jika masih dalam bentuk kode, disebut sebagai kelas jadi pada saat runtime (saat sebuah program dieksekusi), yang kita punya adalah objek, di dalam teks program

        Atribut                               
           Atribut dari sebuah kelas adalah variabel global yang dimilki sebuah kelas, misalkan pada kelas sebagai berikut:
   class Elemen

      NilaiMatKul elmt
      Elemen next

      Elemen()
      {end constructor}
   {end class}

          Maka elmt dan next adalah atribut dari kelas Elemen. Atribut pada sebuah kelas memiliki izin akses jika kelas digunakan oleh kelas lain, izin akses itu seperti private, public dan protected.

                           A.    Atribut Private
          Izin akses private pada sebuah atribut biasanya digunakan oleh sebuah kelas untuk melindungi atribut-atributnya agar tidak dapat diakses oleh kelas lain. Sebuah atribut yang dinyatakan sebagai private hanya dapat diakses secara langsung oleh kelas yang membungkusnya, sedangakan kelas lainnya tidak dapat mengakses atribut ini secara langsung, misalkan kelas sebagai berikut:

   class Elemen
      private NilaiMatKul elmt
      private Elemen next

      Elemen()
      {end constructor}

   {end class}

maka yang dapat mengakses elmt dan next hanyalah kelas Elemen sehingga jika sebuah kelas List di dalamnya mempunyai kode sebagai berikut:

   Elemen e <- new Elemen

maka pengaksesan e.next tidak dizinkan pada kelas List. Agar isi dari sebuah atribut private dapat diakses oleh kelas lain dapat dibuat sebuah metode yang mengembalikan nilai atribut itu, misalnya sebagai berikut:

   public getNext() -> Elemen
      -> next
   {end getNext}

sehingga kelas lain akan mengakses atribut next pada kelas Elemen dengan kode Elemen n < e.getNext().

                             B.    Atribut Public   

          Izin akses public sebuah kelas, jika sebuah atribut diperbolehkan diakses secara langsung oleh kelas lain. Sebuah atribut yang dinyatakan sebagai public dapat diakses secara langsung oleh kelas lain di luar kelas yang membungkusnya, misalkan pada kelas Elemen sebagai berikut:

   class Elemen
      public NilaiMatKul elmt
      Elemen next

      Elemen ()
      {end constructor}
   {end class}

maka aatribut elmt dan next dapat diakses secara langsung oleh kelas lain, misalkan dengan kode:
   Elemen e <- new Elemen()
   e.next <- NULL

      Jika sebuah atribut tidak ditulis izin aksesnya misalkan hanya ditulis Element next, maka interpreter Java akan menganggap atribut next mempunyai izin akses public.

                             C.    Atribut Protected

         Izin akses protected sebuah atribut biasanya digunakan oleh sebuah kelas, jika sebuah atribut diperbolehkan diakses secara langsung oleh kelas lain yang merupakan kelas turunannya ( inheritance). Sebuah atribut yang dinyatakan sebagai protected tidak dapat diakses secara langsung oleh kelas lain di luar kelas yang membungkusnya, kecuali kelas yang mengaksesnya adalah kelas turunan dari kelas yang membungkusnya, misalkan pada kelas Elemen sebagai berikut:

   class Elemen
      protected NilaiMatKul elmt
      protected Elemen next

      Elemen()
      {end constructor}
   {end class}

maka atribut elmt dan next dapat diakses secara langsung oleh kelas lain yang merupakan turunan kelas Elemen. Izin akses protecteddimaksudkan untuk melindungi atribut agar tidak diakses secara langsung oleh sembarang kelas lain, namun diizinkan diakses secara langsung oleh kelas turunannya.

         Konstruktor
         Sebuah kelas harus memiliki sebuah metode yang disebut sebagai konstruktor. nama sebuah konstruktor harus sama dengan nama dari sebuah kelas, misalkan kelas Elemen maka konstruktornya adalah Elemen(). Sebuah konstruktor juga dapat menerima sebuah masukan seperti halnya prosedur pada pemrograman prosedural. Fungsi dari sebuah konstruktor adalah: mengalokasikan sebuah objek saat program dieksekusi, memberikan nilai awal sebagai inisialisasi dari semua atribut yang perlu diinisialisasi dan mengerjakan proses- proses yang diperlukan saat sebuah objek dibuat.

          Namun pada kenyataannya sebuah konstruktor dapat tidak berisi apa-apa, hal ini jika memang tidak diperlukan adanya inisialisasi atau proses yang dikerjakan ketika sebuah objek dibuat. Konstruktor harus bersifat publickarena sebuah konstruktor akan diakses oleh kelas lain untuk membuat objek suatu kelas.

            Sebuah kelas dapat memiliki konstruktor lebih dari satu. Pada saat eksekusi program, kompiler atau interpreter akan mencari konstruktor mana yang sesuai dengan konstruktor yang dipanggil, hal ini disebut sebagai overloading.

          Metode
      Metode pada sebuah kelas hampir sama dengan fungsi atau prosedur pada pemrograman prosedural. Pada sebuah metode di dalam sebuah kelas juga memiliki izin akses seperti halnya atribut pada kelas, izin akses itu antara lain private, publicdan protectedyang memiliki arti sama pada izin akses atribut yang telah dibahas sebelumnya. Sebuah kelas boleh memiliki lebih dari satu metode dengan nama yang sama asalkan memiliki parameter masukan yang berbeda sehingga kompiler atau interpreter dapat mengenali metode mana yang dipanggil

       Di dalam sebuah kelas, terdapat juga yang disebut sebagai metode atau atribut statis yang memiliki kata kunci static. Maksud dari statis di sini adalah metode yang dapat diakses secara berbagi dengan semua objek lain tanpa harus membuat objek yang memiliki metode statis tadi (tanpa proses new), tapi sebuah metode statis mempunyai keterbatasan yaitu hanya dapat mengakses atribut atau metode lain di dalam kelas yang membungkusnya yang juga bersifat statis. Metode statis biasanya diimplementasikan untuk metode main.

         Inheritance
         Inheritance atau pewarisan pada pemrograman berorientasi objek merupakan suatu hubungan dua buah kelas atau lebih. Dalam hal ini ada kelas yang memiliki atribut dan metode yang sama dengan kelas lainnya beserta atribut dan metode tambahan yang merupakan sifat khusus kelas yang menjadi turunannya. Sebagai contoh, misalkan ada sebuah kelas Titik yang mempunyai kelas turunan Titik3D:

   class Titik
      private integer x
      private integer y
         Titik()
            x < 0
            y < 0
         {end Titik}

         public getX() -> integer
            -> x
         {end getX}

         public getY() -> integer
            -> y
         {end getY}
   {end class}
   class Titik3D: Titik
      private integer z

      Titik3D()
         z <- 0
      {end Titik3D}

         public getZ() -> integer
            -> z
         {end getZ}

   {end class}

          Keterkaitan antara kelas Titik dan Titik3D adalah kelas Titik3D merupakan kelas turunan dari kelas Titik. Dalam hal ini kelas Titik disebut dengan kelas dasar atau super classatau base classsedangkan kelas Titik3D disebut sebagai kelas turunan atau derived classatau subclass.

       Pada contoh di atas, ketika kelas Titik3D dibuat objeknya maka objek tersebut dapat menggunakan metode yang ada pada kelas Titik walau pada kode programnya metode itu tidak dituliskan, misalkan sebagai berikut:

   Titik3D p <-  new Titik3D()
   integer x <-  p.getX()
   integer y <-  p.getY()
   integer z <-  p.getZ()

         Keuntungan dari pewarisan adalah tidak perlu mengutak atik kode kelas yang membutuhkan tambahan atribut atau metode saja, karena tinggal membuat kelas turunannya tanpa harus mengubah kode kelas dasarnya. Kelas dasar akan mewariskan semua atribut dan kodenya kecuali konstruktor dan destruktor yang memiliki izin akses publicdan protectedke kelas turunannya dengan izin akses yang sama dengan pada kelas dasar.

          Ketika sebuah kelas turunan dibuat objeknya saat eksekusi, maka secara implisit konstruktor kelas dasar dipanggil terlebih dahulu baru kemudian konstruktor kelas turunan dijalankan. Begitu juga saat objek dimusnahkan maka secara destruktor kelas turunan akan dijalankan baru kemudian destruktor kelas dasar dijalankan.

        Abstract
            Pada bahasa pemrograman Java juga ada sebuah kata kunci abstractyang dapat digunakan pada sebuah metode, namun jika digunakan pada sebuah metode, maka metode tersebut harus berada di dalam sebuah kelas yang juga menggunakan kata kunci abstract. Metode abstracttidak boleh memiliki badan program, badan program metode ini dapat diimplementasikan pada kelas turunannya.

        Fungsi dari kelas atau metode abstractpada bahasa pemrograman Java adalah menyediakan sebuah abstraksi kelas atau metode sehingga dapat dilihat metode apa saja yang ada di dalam kelas tanpa harus melihat isi badan program dari metode-metode itu. Prinsipnya sama dengan fungsi sebuah daftar isi pada sebuah buku, dengan melihat daftar isi bisa diketahui isi sebuah buku tanpa harus membaca semua isi buku terlebih dahulu.

          Package
          Package adalah sebuah kontainer atau kemasan yang dapat digunakan untuk mengelompokkan kelas- kelas sehingga memungkinkan beberapa kelas yang bernama sama disimpan dalam packageyang berbeda. Sebuah packagepada Java dapat digunakan oleh packageyang lain ataupun kelas-kelas di luar Package. Jika dalam bahasa pemrograman Java terdapat kode import example.animal.Mamalia; maka program tersebut memakai kelas mamalia yang ada pada packageexample.animal. Jika terdapat kode import example.animal.*; maka program tersebut memakai semua kelas yang ada pada packageexample.animal.

            Packagepada bahasa pemrograman Java dinyatakan dengan kode: package nama_package;
Misalnya: package example.animal;
yang ditulis pada bagian atas kode program kelas anggota package. Misal sebuah kelas dengan nama Mamalia ada di dalam packagedengan nama example.animal maka file yang menyimpan kode program kelas Mamalia dimasukkan dalam direktori.

         Interface
           Interface atau antar muka pada bahasa pemrograman Java sangat mirip dengan kelas, tapi tanpa atribut kelas dan memiliki metode yang dideklarasikan tanpa isi. Deklarasi metode pada sebuah interfacedapat diimplementasikan oleh kelas lain. Sebuah kelas dapat mengimplementasikan lebih dari satu interfacebahwa kelas ini akan mendeklarasikan metode pada interfaceyang dibutuhkan kelas itu sekaligus mendefiniskan isinya pada kode program kelas itu. Metode pada interface yang diimplementasikan pada suatu kelas harus sama persis dengan yang ada pada interface. Misalnya pada interfaceterdapat deklarasi void printAnimal(); maka pada kelas yang mengimplementasikan metode itu harus ditulis sama yaitu:

void printAnimal(){ .....................
    }

Sebuah interface dideklarasikan dengan kode:

interface nama_antarmuka{ metode_1 metode_2
    ..................... metode_n }
misalnya:
interface Animal{ void printAnimal();
    }

              Adapun deklarasi kelas yang mengimplementasikan interface sebagai berikut:

class nama_kelas implements interface_1,
    interface_2, ..., interface_n{ metode_1 metode_2
    ...................................... metode_n }
misalnya:
class Mamalia implements Animal{ Mamalia (){ }
    void prontAnimal(){ system.out.println("printAnimal dalam kelas
    Mamalia"); } }

        Rangkuman
        Java adalah sebuah teknologi yang diperkenalkan oleh Sun Microsystems pada pertengahan tahun 1990. Menurut definisi dari Sun, Java adalah nama untuk sekumpulan teknologi untuk membuat dan menjalankan perangkat luinak pada komputer standaloneataupun pada lingkungan jaringan. Teknologi Java memiliki tiga komponen penting, yaitu: Programming-language specification, Application- programming interface, Application-programming interface.

          Java2 adalah generasi kedua dari Java platform(generasi awalnya adalah Java Development Kit). Java berdiri di atas sebuah mesin interpreter yang diberi nama JVM. JVM inilah yang akan membaca bytecodedalam file .classdari suatu program sebagai representasi langsung program yang berisi bahasa mesin. Oleh karena itu, bahasa Java disebut sebagai bahasa pemrograman yang portablekarena dapat dijalankan pada berbagai sistem operasi, asalkan pada sistem operasi tersebut terdapat JVM


Entri Populer